Sabtu, 11 Mei 2019

Metode Pembuatan Aplikasi / Rekayasa Perangkat Lunak

Metode Pembuatan Aplikasi / Rekayasa Perangkat Lunak

Enriyano Simpader

endhiis03@gmail.com

Pendahuluan
Software atau aplikasi adalah sekumpulan perintah atau instruksi yang terstruktur dan dibuat dengan tujuan tertentu. Instruksi tersebut ditulis dengan bahasa pemrograman tertentu yang dapat diterjemahkan oleh mesin (komputer).


Isi
Bahasa pemrograman menurut tingkatannya terbagi kedalam 3 bagian, yaitu :
1.      Bahasa tingkat rendah
Bahasa tingkat rendah adalah bahasa mesin berupa kode ASCII yang diterjemahkan ke dalam biner, octal ataupun heksadesimal.
2.      Bahasa tingkat sedang
Bahasa tingkat sedang adalah bahasa pemrograman yang dapat diterjemahkan kembali ke dalam bahasa tingkat rendah.
3.      Bahasa tingkat tinggi
Bahasa tingkat tinggi adalah bahasa perograman yang mulai mudah dipahami oleh seorang programmer pemula. Bahasa ini secara spesifik adalah bahasa yang sehari-hari digunakan dengan struktur empiris dan pemahaman logika. Contoh : Pascal, C, C++, Basic, Java, dll.
Bahasa ini juga banyak digunakan dalam pengkodean pemrograman visual karena sifatnya yang mudah dimengerti. Contoh : Visual Basic, Delphi, dll.
Metode Rekayasa Perangkat Lunak adalah bagaimana perangkat lunak itu dibuat, apa saja yang kita butuhkan sampai perangkat lunak / aplikasi tersebut siap digunakan dan langkah apa yang harus kita laksanakan dalam prosesnya. Metode Rekayasa Perangkat Lunak terdiri atas beberapa jenis, diantaranya metode air terjun (waterfall), metode pembaruan sumber daya, metode spiral, dan lain sebagainya. Namun hal ini akan kita bahas setelah kita pahami bagian-bagian dari metode tersebut, diantaranya :
1.      Pendefinisian & Argumentasi (Analisis Kebutuhan)
Untuk menjelaskan seberapa penting perangkat lunak tersebut, ada baiknya kita menjawab beberapa pertanyaan berikut ini :
a.       Kenapa perangkat lunak tersebut harus ada?
b.      Seberapa pentingkah pengguna dengan perangkat lunak tersebut?
c.       Apa yang menjadi tujuan rekayasa perangkat lunak tersebut?
d.      Seberapa banyakkah pengguna perangkat lunak tersebut?
e.       Yakinkah perangkat lunak tersebut bisa membantu memecahkan masalah?
Jawaban dari pertanyaan-pertanyaan tersebut sebisa mungkin kita golongkan menjadi masalah dan alternative pemecahan masalah sebagai dasar perekayasaan. Sehingga kita dapat mengetahui batasan-batasan dalam rekayasa perangkat lunak, apa saja yang harus masuk dalam perangkat lunak tersebut dan apa yang tidak.
2.      Analisis Data
  • Setelah kita mendapat batasan-batasan tersebut, kita mulai dengan menyederhanakan permasalahan sehingga menjadi data empiris dengan alur/proses pemecahan masalah yang sederhana dan logis. Adapun yang harus kita tentukan adalah :
  • Entitas, subjek atau objek yang terlibat dalam proses pemecahan permasalahan tersebutAtribut entitas tersebut yang akan menjadi kunci atau konektor relasi dengan entitas yang lain dan entitas pelengkapnya.
  • Kemudian kita mulai mencari data yang diperlukan sesuai dengan perangkat lunak tersebut dan pilah apakah termasuk data masukan (input) atau data keluaran (output).

3.      Perancangan Sistem dan Alur
Dalam perancangan system, kita mulai dengan membuat alur data berupa Diagram Hubungan Antar Entitas atau Entity Relationship Diagram (ERD) dan Diagram Alur Data atau Data Flow Diagram (DFD). Sedangkan untuk alur system dapat berupa Flowchart dan Algoritma.
4.      Desain Aplikasi
Setelah kita menentukan alur system dan bahasa pemrograman yang akan kita gunakan, maka kita dapat mengetahui bagian-bagian yang akan menjadi tampilan/interface ataupun yang akan menjadi system yang tidak ditampilkan.
  • Desain tampilan menjadi sangat penting karena menentukan apakah perangkat lunak tersebut menarik/interest, simple/mudah atau user friendly.  Beberapa hal yang dapat dilakukan  adalah :
  • Menambahkan comment, baik dalam bahasa pemrograman maupun dalam tampilan. Namun perlu diingat, dalam tampilan commentnya jangan terlalu banyak juga karena nantinya malah terkesan menjemukan dan menggurui.
  • Desain warna, hal ini juga menentukan tingkat kemenarikan karena tampilan yang baik adalah menggunakan kombinasi warna yang tidak terlalu banyak, tidak terlalu tajam dan tidak membuat mata cepat lelah.
  • Tata letak, sebaiknya dibuat secara berurut / teratur dan untuk penggunaan input sebaiknya menggunakan input mode yang sesuai agar tidak menyulitkan pengguna.

5.      Pengkodean
Pada dasarnya, pengkodean adalah menyalin alur data dan alur system ke dalam bahasa pemrograman yang kita inginkan. Pada pengkodean dilakukan 2 tahap yaitu pengkodean alur system dan data dan pengkodean tampilan. Adapun metode pengerjaannya bisa mendahulukan pengkodean system kemudian pengkodean tampilan atau sebaliknya atau keduanya dilakukan bersamaan tergantung perangkat lunak kita apakah berorientasi objek (object oriented programming) atau berorientasi pada system (system oriented programming).
6.      Pengujian
Tahap pengujian terbagi atas 2 jenis pengujian yang dilakukan keduanya atau salah satu. 2 bagian tersebut adalah white box dan black box atau pengujian per modul dan pengujian system secara terintegrasi.
7.      Maintenance
Tahap maintenance atau perawatan adalah tahap penggunaan perangkat lunak disertai dengan perawatan dan perbaikan jika masih terdapat kerusakan (error). Tahap ini dapat juga disebut sebagai tahap pengujian nyata.
Metode Rekayasa Perangkat Lunak :
1.      Air Terjun (Waterfall)
2.      Pembaruan Sumber Daya
3.      Spiral
Dalam proses pembuatannya, perangkat lunak / aplikasi harus memperhatikan :
1.      Security / Keamanan
2.      User Level / Tingkatan Pengguna
3.      User Friendly / Bersahabat dengan Pengguna
4.      Dynamic / Dinamis
5.      Structured / Terstruktur
6.      Simple / Sederhana
7.      Interest / Menarik
8.      Easy to Operation, Easy to Repair, Easy to Maintenance, Easy to Update (Mudah dioperasikan, Mudah diperbaiki, Mudah untuk perawatan, Mudah untuk pembaruan)
9.      Connectivity / Konektifitas

Penutup
Demikian artikel ini semoga bermanfaat bagi kita semua.

Delphiindo-ANIMASI FORM DELPHI SAAT RUN

Delphiindo-ANIMASI FORM DELPHI SAAT RUN

Posted by Enriyano Sr on 14:31 with No comments
ANIMASI FORM DELPHI SAAT RUN
LISTING PROGRAM UNTUK ANIMASI FORM

Contoh program berikut ini adalah animasi sederhana untuk mempercantik form saat form akan ditampilkan dan sebelum ditutup. Animasi yang ditampilkan adalah form mengembang (makin membesar) dan saat form akan ditampilkan dan menciut (makin mengecil) saat form akan ditutup. Selain itu, contoh program berikut ini juga mengatur nilai opacity (transparansi/alpha blend) dari form. Form akan makin menjelas saat akan ditampilkan dan akan makin memudar saat akan ditutup.

Desain Program
Jalankan Program Aplikasi Delphi Anda. Tidak perlu mengubah property apapun dari Form1. langsung saja ketikkan kode di bawah ini, kemudian jalankan program.

Code:

unit Unit1;

interface

uses
Windows, Messages, SysUtils, Variants,
Classes, Graphics, Controls, Forms,Dialogs;

type
TForm1 = class(TForm)
procedure FormCreate(Sender: TObject);
procedure FormClose(Sender: TObject;
var Action: TCloseAction);
private
{ Private declarations }
public
{ Public declarations }
end;

var
Form1: TForm1;

implementation
{$R *.dfm}

//================Batas Awal Kode Utama===================
Procedure Animasi(Pilih : Byte);
Var i, j, BandingLebar, BandingTinggi,
myWidth, myHeight: LongInt;
Const Pembagi : LongInt = 200;
begin
myWidth := Form1.Width ;
myHeight := Form1.Height;
Form1.AlphaBlend := True;
BandingLebar := myWidth Div Pembagi;
BandingTinggi := myHeight Div Pembagi;
For i := 1 To Pembagi Do
Begin
If Pilih = 1 Then
Begin
Form1.AlphaBlendValue := i + 55;
Form1.Width := BandingLebar * i;
Form1.Height := BandingTinggi * i;
End
Else
Begin
Form1.AlphaBlendValue := 255 -(i + 55);
Form1.Width := BandingLebar * (pembagi - i);
Form1.Height := BandingTinggi * (pembagi - i);
End;
Form1.Left := (Screen.Width - Form1.Width) div 2;
Form1.Top:=(Screen.Height - Form1.Height) div 2;
Form1.Show;
End;
End;
//--------------------------------------------
procedure TForm1.FormCreate(Sender: TObject);
begin
Animasi (1);
end;
//---------------------------------------------
procedure TForm1.FormClose(Sender: TObject;
var Action: TCloseAction);
begin
Animasi (2);
end;
//===============Batas Akhir Kode Utama====================

end.

Bagaimana tampilan saat form dijalankan? Menarik bukan, cobalah tutup form dengan mengklik tombol close (x)



Cara Membuat Login Sederhana Pada Borland Delphi 7


Posted by Enriyano Simpader Posted on 19.56
Basic Code | Met pagi sahabat blogger pagi yang cerah sambil ditemenin secangkir kopi susu hangat untuk mengawali pagi hari ini. Nah pada kesempatan kali ini penulis akan membagikan lagi tutorial dasar yang tidak jauh dari tema blog ini, tutorial ini penulis bagikan berdasarkan kumpulan pengetahuan yang sebelumnya penulis pernah pelajari sejak masih duduk dibangku perkuliahan, ya sekedar berbagi catatan kecil melalui artikel ini yang mungkin saja bisa bermanfaat bagi sobat yang lagi membutuhkan.
Artikel yang akan penulis bagikan pada kesempatan kali ini ialah mengenai Cara Membuat Login Sederhana Pada Borland Delphi 7, langsung saja berikut langkah-langkahnya :
  1. Pertama Buka Aplikasi Borland Delphi 7, Jika belum punya Silahkan sobat baca artikel :Cara Menginstall Borland Delphi 7 di Windows 7 dan Windows 8.
  2. Selanjutnya design sebuah Form Login, untuk caranya kunjungi juga artikel berikut : Cara Membuat Design Form Login Sederhana Pada Delphi 7.
  3. Setelah design dari Form Loginnya telah selesai, selanjutnya kita beralih pada langkah pembuatan Script Login.
  4. Di tahap ini kita akan membuat sebuah aksi / event pada Button Login, dimana ketika kita telah selesai mengisi kotak Username dan Password, Message Dialog akan muncul otomatis disaat kita mengklik Button Login pada Form yang telah didesign sebelumnya.
  5. Langkah awal, Pilih Menu Project >> View Source. 
  6. Setelah tampil Pilih Tab Login,
  7. Kemudian pada tulisan (Button1: TButton;) tekan enter satu kali, lalu dibawah tulisan tadi buat sebuah variabel untuk procedure Button Login, dengan mengetikkan script seperti berikut :  
procedure Button1Click(Sender: TObject);
Setelah selesai scroll halaman View Source kebawah, cari tulisan berwarna hijau seperti berikut ( {$R *.dfm} ), lalu kemudian dibawahnya ketikkan script seperti berikut : 
 procedure TForm1.Button1Click(Sender: TObject);
begin
  
end;
  1. Kemudian diantara tulisan begin dan end; ditengahnya sobat ketikkan script statement loginnya seperti berikut : 
          If (Edit1.Text= 'sartikahatma') and (Edit2.Text= 'sartikahatma') then
begin
MessageDlg('Login berhasil!'+#13+
'Selamat Datang Sobat!!!',
 mtInformation, [mbOK], 0);
end 
Ket :
Fungsi script tadi, dimana ( Jika Pada Edit1.Text sobat ketik = sartikahatma danEdit2.Text juga diketik = sartikahatma maka statement dimulai dengan menampilkan sebuah Pesan Dialog yang menyatakan bahwa “ Login berhasil!,Selamat Datang Sobat !!! ”).

  • Nah setelah langkah-langkah diatas telah sobat lakukan dengan benar, selanjutnya jalan program yang sobat buat tadi, Caranya pilih menu Run >> Run atau dengan menekan F9 pada keyboard. 
  • Setelah itu akan tampil sebuah Form Login seperti gambar berikut :
  • Pada kotak Username dan Password ketikkan “ sartikahatma “ tanpa tanda petik, kemudian klik button “ Login “. Maka setelah itu akan muncul sebuah pesan seperti berikut : 
  • Selamat, berarti sobat telah berhasil membuat sebuah program Login Sederhana
  • Tapi eits, tunggu dulu. Silahkan simpan lembar kerja yang telah sobat buat tadi.
  • Caranya Pilih Menu File >> Save All atau dengan menekan tombol ( Shift+Ctrl+S ) pada keyboard.
  • Selesai !

Demikian artikel pada kesempatan kali ini nantikan tutorial selanjutnya yang tentunya berkaitan dengan tutorial ini juga, Selamat Mencoba!!


Text Berjalan di Statusbar Pada Delphi

Agar Teks berjalan di Statusbar,Judul Form,atau di Judul Aplikasi di Delphi .
 Kalo Ingin supaya teks berjalan di Statusbar, Judul Form, atau di Judul Aplikasi,mungkin kalo dengan label tau sabagainya sudah pada biasa tapi bagaimana jika ingin si Teks itu berjalan di statusbar atau di Judul form ? coba gunakan Listing dibawah ini, dah lama pengen posting ini itu tentang Listing" delphi tapi karena bnyak kesibukan jadi jarang menyempatkan diri :D , langsung saja liat" deh nih :
Pake atau tambahkan komponen Timer.


1. Teks Berjalan di Statusbar 

procedure TFMenu.Timer1Timer(Sender: TObject);
var judul:string;
begin
judul:=StatusBar1.Panels[2].Text;
judul:=Judul+Judul[1];
Judul:=copy(judul,2,length(judul)-1);
StatusBar1.Panels[2].Text:=Judul;
end;
procedure TFMenu.FormCreate(Sender: TObject);
begin
StatusBar1.Panels[2].Text:='Selamat Datang anda sedang berada dikawasan daerah bebas roko :D !!    ';
end;

=========================================== :
2. Teks Berjalan di Judul Form

procedure TFMenu.Timer1Timer(Sender: TObject);
var judul:string;
begin
judul:=caption;
judul:=Judul+Judul[1];
Judul:=copy(judul,2,length(judul)-1);
caption:=Judul;
end;

procedure TFMenu.FormCreate(Sender: TObject);
begin
caption:='Selamat Datang anda sedang berada dikawasan daerah bebas roko :D !!    ';
end;

=========================================== :
 
3. Teks Berjalan di Judul Aplikasi

procedure TFMenu.Timer1Timer(Sender: TObject);
var judul:string;
begin
judul:=Application.Title;
judul:=Judul+Judul[1];
Judul:=copy(judul,2,length(judul)-1);
Application.Title:=Judul;
end;

procedure TFMenu.FormCreate(Sender: TObject);
begin
Application.Title:='APLIKASI   ';
end;

Semua Listing program yang diPosting tentunya sudah dicoba, jika ada error silahkan perhatikan lagi kodeya.

Semoga bermanfaat !!

Cara Menggabungkan Project atau Program Aplikasi Pada Delphi

Cara Menggabungkan Project atau Program Aplikasi Pada Delphi
Posted by Enriyano Delphi

Assalamu'alaikum Wr Wb
Salam Ilmu ...!

Kali ini saya akan mengajarkan kepada Anda bagaimana menggabungkan sebuah project dengan project yang lain pada Delphi. Hal ini tentu sangat penting bagi Anda yang sedang membuat program aplikasi kemudian ingin menggabungkannya menjadi sebuah program aplikasi utuh. Ya, dulu saya memang berpikir bagaimana menggabungkan. Kalau dulu cara saya, ya copas semua atribut beserta sintaknya ke sebuah project baru, lumayan berkeringatan menempuh proses tersebut. Sekarang Anda tidak perlu seperti itu lagi. Biarkan project yang sudah jadi tersebut. Anda hanya tinggal mengumpulkan file exe(hasil running) semua program aplikasi anda ke dalam sebuah folder. Kemudian buatlah form utama denga project baru yang akan berfungsi memanggil program aplikasi tersebut. Ikuti langkah berikut ini.

Step 1.
Buatlah menu utama. Sebaiknya gunakan airibut mainmenu. Buat menu sesuai banyaknya program aplikasi anda.

Step 2.
Perhatikan nama-nama progran aplikasi (.exe), usahakan tidak terlalu panjang, tidak menggunakan spasi, jika lebih satu suku kata, sebaiknya gunakan strip (-) atau underskot (_).

Step 3.
Pada uses form menu utama tambahkan kata ShellApi.

Step 4.
Kemudian ketikkan sintak pemanggil setiap program aplikasi di masing-masing mainmenu yang sudah Anda buat. Sintaknya:

ShellExecute(Application.handle, 'open', 'nama program aplikasi', nil, nil,SW_ShowNormal);

Contohnya:

ShellExecute(Application.handle, 'open', 'Algoritma_Euclid.exe', nil, nil,SW_ShowNormal);

Step 5. 
Sintak tersebut memanggil program aplikasi Algoritma Euclid. Untuk program aplikasi yang lainnya, silahkan copas sintaknya, kemudian ganti “nama program aplikasi” sesuai yang dipanggil.
  
Step 6.
Terakhir hasil running (file.exe) dari menu utama disatukan juga dalam folder yang sama dengan program aplikasi yang akan dipanggil.

OK, sampai jumpa di tulisan saya berikutnya. Salam Dellab ...!

Wassalamu’alaikum Wr Wb